Tampilkan postingan dengan label About PC. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label About PC. Tampilkan semua postingan

Error 0x80070057 Saat Mengupdate Windows 10


Error 0x80070057 Saat Mengupdate Windows 10

Salah satu kejanggalan kesalah windows terkadang tidak memperinci kode eror yang muncul, jadi si korban harus mencari solusi dengan googling di internet. Contoh Kode Error 0x80070057,  ini muncul saat mengupdate windows 10, tetapi gagal ditengah jalan.

Munculnya pesan error ini dikarekan banyak faktor, seperti koneksi internet yang lambat, sehingga saat update berhenti ditengah-tengah jalan, atau mati listrik saat update windows (jika PC), atau memang adanya virus yang menggangu aktifitas update windows tersebut.


Bagaimana cara menghilangkan pesan error ini ?

Masalah ini muncul, biasanya adanya corrupt pada file windows updateny.

Cara 1 , Langkah- langkahnya

Jika komputer Anda mengalami masalah saat menginstal update sistem operasi, coba gunakan "Windows Update troubleshooter" untuk memperbaiki masalah tersebut. Yang pertama, pastikan koneksi internet anda berjalan dengan lancar
1. Klik pada kotak pencarian di Start Menu.
2. Ketikan “Troubleshooting” tanpa tanda petik dan klik Troubleshooting tersebut
3. Klik di View All di layar panel sebelah kiri
4. Klik Windows Update 
5. Klik Next dan ikuti petunjuk selanjutnya. Lalu Restart Komputer.

Jika langkah diatas tidak berhasil, coba trik dibawah ini tentang Windows troubleshooter .
 http://windows.microsoft.com/en-us/windows/troubleshoot-problems-installing-updates#1TC=windows-10
 
Cara 2 , Langkah- langkahnya

Sebelum melakukan langkah-langkah dibawah ini sebaiknya anda memback up registri anda.

Langkah yang kedua ini intinya, mereset Windows update components.
Mereset "Windows Update Components" akan memperbaiki file yang korup pada "Windows Update Components" dan juga mempermudah mengupdate Windows. Ikuti langkah-langkah di bawah ini untuk me-reset Windows Update Component secara manual:

1. Tekan Windows Key + X dan pilih “Command Prompt (Admin)” dari menu.
 

2. Memberhentikan tools tools windows, seperti BITS, Cryptographic, MSI Installer dan Windows Update Services. Tekan “ENTER” jika sudah menginput command dibawah ini.
- net stop wuauserv
- net stop cryptSvc
- net stop bits
- net stop msiserver

 

3. Me-rename folder SoftwareDistribution dan Catroot2. Untuk melaukan langkah ini cukup tekan “ENTER” setelah menginputkan semua command command dibawah ini.
- ren C:\Windows\SoftwareDistribution SoftwareDistribution.old
- ren C:\Windows\System32\catroot2 Catroot2.old

 

4. Lalu restart BITS, Cryptographic, MSI Installer dan Windows Update Services. Tekan ENTER jika sudah menginput command command dibawah ini.
- net start wuauserv
- net start cryptSvc
- net start bits
- net start msiserver

 

5. Ketik Exit untuk mengeluarkan aplikasi command prompt..

Catatan: Sebenarnya cara cara atau langkah langkah diatas secara tidak langsung mengedit, atau memodifikasi file registri, atau regedit. Lakukan langkah langkah diatas dengan hati hati, jangan sampai ada yang keliru. 

Cara amannya adalah buat cadangan registrinya.

Error 0x80072EFD di Windows 10


Error 0x80072EFD di Windows 10


Ada beberapa masalah yang muncul di Windows 10, dan penyebabnya pun banyak faktor. Salah satunya Code Error tertentu. 

Muncul pesan kesalahan atau error code,  Error code 0x80072EFD pada saat membuka Windows Store di windows 10. Jika dilihat dari isi atau pesan code itu adalah, "Check your intent connection and try again" , intinya kita di wajibkan memeriksa apakah koneksi internet kita bermasalah.

Jika koneksi kita bermasalah , oke masalah lebih mudah teratasi, tinggal diubah saja interface internet, menggunakan wifi atau dialup atau bahkan tethring dari smartphone. Apabila yang sebenarnya terjadi adalah bukan dari koneksi internet tersebut, Bagaimana Solusisnya ?
 

Cara Pertama ,  Jalankan Windows Update troubleshooter , dan ikuti langkah langkah dibawah ini:

1. Tekan pada keyboard Win+S.
2. Ketik “troubleshoot” tanpa tanda petik, dan ENTER 
3. Klik View All.
4. Klik Windows Update, Advanced lalu klik Next.
5. Klik Advanced, lalu pilih Run as an Administrator, pilih / ceklist Apply repairs automatically dan klik Next.
6. Klik Close untuk menyelesaikan semua langkah-langkahnya atau View detailed information untuk melihat hasil permasalahannya.

Cara Kedua, langkah langkahnya:

1. Press Windows + X button on your keyboard.
2. Select Command Prompt.
3. Type in Powershell and paste the command below: 
4. Get-AppXPackage -AllUsers | Foreach {Add-AppxPackage -DisableDevelopmentMode -Register "$($_.InstallLocation)\AppXManifest.xml"} 
5. Press Enter.

Sekian artikel tentang Error 0x80072EFD di Windows 10 dibahas, semoga artikel ini membantu sekali bagi yang membutuhkan.

Muncul pesan "driver is unavailable" Pada Saat Install Printer Windows 10



Windows 10 adalah sistem operasi paling terbaru dari microsoft. Terkadang yang terbaru atau terupdate bukan menjadi salah satu yang terbaik, pasti setelah menggunakan operating sistem baru ini, ada kendala kendala baru yang belum ditemukan saat menggunakan sistem operasi sebelumnya, seperti windows 7, dan windows 8.

Driver suatu perangkat yang terhubung langsung di sistem operasi windows 10, secara default ada yang tidak support, bukan berarti windows 10 memili file driver yang lengkap dan support yang tertanam pada file sistem operasinya.

Contohnya printer, pada prinsip nya, driver paling terbaru di sistem operasi yang terbaru, harusnya hal ini cocok, karena sama sama terbaru. Muncul pesan "Driver is unavailable" saat driver selesai di install.

Setelah Driver terinstall lalu mencoba ke Device Manager, klik kanan pada printer, dan pilih Update Driver Software. Hasilnya tetap sama yaitu "
The best driver software for your device is already installed.". Padahal printernya masih belum sinkron atau drivernya masih bermasalah.



Bagaimana solusinya ?

Masalah seperti ini muncul ketika driver yang incompatibile. Disarankan menginstal dalam  Compatibility mode, kita periksa apakah ini jadi solusi.

Compatibility mode adalah mekanisme menggabungkan atau mempertemukan perangkat lunak versi lama dengan sistem operasi terbaru supaya dapat sinkron, ataupun sebaliknya. Caranya adalah :



1. Pergi ke Website Official untuk mendownload driver printer yang dipakai
2. TekanWindows + R maka muncul kotak "run" pencarian.
3. Ketik devmgmt.msc dan Enter.
4. Dibawah Driver, pilih expand, klik kanan driver printer lalu pilih Uninstall.
5. Tekan Confirm jika muncul.
6. Pergi ke lokasi direktori atau folder tempat kamu menyimpan driver yang didownload tadi, lalu pilih Properties.
7. Pilih lagi Compatibility Tab.
8. Lalu ceklis di Run this program in Compatibility mode dan pilih sistem operasi sebelumnya, misalkan windows 8 atau 7 atau windows xp
9. lalu install driver sebagaimana mestinya.

Artikel ini semoga dapat membantu pembaca yang kebetulan sedang memiliki masalah yang sama. Sekian terima kasih.

Solusi Gagal Update Windows 10 "Diagnostics Policy Service not running"

Diagnostics Policy Service not running


Saat mengupdate "Windows 10 Terbaru",  Terkadang ada masalah ditengah tengah jalannya update, yaitu terputusnya koneksi ke internet dan mucul pesan "Diagnostic Service not running". Setelah itu masalah pembaruan itu tidak diapa - apain, atau dibiarin, muncul peringatan seperti ".dll file did not load ". Waktu mencoba mengembalikan atau menrestore windows pun gagal. Bagaimana solusinya ?


Cara 1:  Langkah - langkahnya adalah

1. Tekan tombol Windows + X.

2. Klik command prompt (Run as administrator).

3. Dalam mode Administrator: jendela Command Prompt, ketik perintah berikut. Lalu tekan Enter setelah menginput command atau script dibawah ini:


- net localgroup Administrators /add networkservice

- tekan Enter lalu ketik:

- net localgroup Administrators /add localservice

- tekan Enter lalu ketikan:

- exit.

- Tekan Enter, lalu restart komputer

 

Cara 2: Langkah - langkahnya adalah
 

- Tekan Windows + R.

- Ketik services.msc

- Klik kanan di Diagnostics Policy Services dan start the services.

Sekian artikel tentang gagalnya diagnosa layanan yang tidak berjalan, setelah gagal update windows 10 ditengah tengah jalan, semoga artikel ini membantu.

Cara Efektif Aktivasi Fast Boot di WIndows 10

Kelemahan Fast Boot

Kedengarannya mengagumkan, tapi Fast Boot juga memiliki masalah, sehingga Anda harus mengambil peringatan berikut menjadi pertimbangan sebelum diaktifkan :
  • Ketika Startup Cepat diaktifkan, Proses Shutdown komputer Anda akan jadi lebih lama. Sejak menerapkan pembaruan sistem baru pasti membutuhkan shutdown. Karena kalau Restart tidak akan berpengaruh.
  • Fast Startup mengganggu encrypted disk images. Pengguna dari program enkripsi seperti TrueCrypt telah melaporkan bahwa drive terenkripsi mereka telah dipasang sebelum mematikan sistem mereka, otomatis remounted ketika memulai kembali.
  • Sistem yang tidak mendukung hibernate tidak akan mendukung Fast Startup yang baik. Anda harus bereksperimen dengan itu untuk melihat apakah perangkat Anda merespon dengan baik atau tidak.
  • Ketika Anda mematikan komputer, dengan posisi Fast Startup diaktifkan, Windows mengunci bawah hard disk Windows. Anda tidak akan dapat mengaksessistem operasi lain jika Anda memiliki komputer yang dual-boot.
  • Tergantung pada sistem Anda, Anda mungkin tidak dapat mengakses pengaturan / UEFI BIOS ketika Anda mematikan komputer dengan Posisi Fast Startup diaktifkan. 


Step - Step Enable Fast Boot di Windows 10

Sekarang Anda sudah memutukan untuk mengaktifkan Fast Boot. Pertama, buka power options Anda dengan menekan Windows + X atau klik kanan menu Start Anda dan pilih Power Options.  
Pada jendela Power Options, klik "Choose what the power buttons do."




Jika ini adalah pertama kalinya, Anda harus klik "Change settings that are currently unavailable" untuk membuat pilihan Fasy Startup tersedia untuk konfigurasi.



Scroll ke bawah jendela dan Anda akan melihat "Turn on fast startup (recommended)," bersama dengan pengaturan shutdown yang lainnya. Cukup dengan ceklis untuk mengaktifkan atau menonaktifkan Fast Startup. 




Jika Anda tidak melihat opsi tersebut sama sekali, itu berarti hibernate belum diaktifkan pada mesin Anda.  Cara tercepat untuk mengaktifkan hibernasi adalah menutup jendela power settings   dan kemudian tekan Windows + X dan terbuka Command Prompt (Admin). Pada Command Prompt, ketik perintah:

powercfg /hibernate on
 
Setelah mengaktifkan hibernasi, jalankan langkah-langkah dibawah ini lagi dan Anda akan melihat kedua Hibernate dengan pilihan Fast Startup.

Kurangi Ukuran Hibernate File Jika Anda Gunakan Fast Startup 

Jika Anda tidak menggunakan opsi hibernate, jangan sekali kali menggunakan fast startup, Anda dapat mengurangi ukuran file hibernate, yang dapat bertambah  hingga sampai ukuran gigabyte.  

Secara default, file membutuhkan ruang yang sama dengan sekitar 75% dari RAM yang terpasang Anda. Yang mungkin tidak tampak buruk jika Anda punya hard drive besar, tetapi jika Anda bekerja dengan ruang terbatas (seperti SSD), setiap jumlah sedikit.  

Mengurangi ukuran  file menjadi sekitar setengah ukuran penuh (atau sekitar 37% dari RAM Anda). Untuk mengubah ukuran file hibernasi Anda (secara default terletak di C: \ hiberfile.sys), tekan Windows + X dan terbuka Command Prompt (Admin).



Pada Command Prompt, gunakan perintah ini untuk mengurangi ukuran hibernate:
 
powercfg /h /type reduced
 
Atau gunakan perintah ini untuk set ke ukuran penuh:
 
powercfg /h /type full
 
Sepertiny hanya itu saja tipsnya, Jangan takut untuk mengubah Fast Startup dan bereksperimen dengan itu.